Rumah Indah dengan Konsep Lingkungan Hijau


PEDULI: Kherjuli, melihat bunga yang ditanam di halaman rumahnya. Rumah berkonsep lingkungan hijau masih minim.  F-Suhardi/Tanjungpinang Pos

Rumah dengan konsep hijau mungkin sudah mulai marak dibangun, tetapi mungkin konsep hijau lingkungan yang diberlakukan dari satu atau dua bagian rumah saja.Aktivis Air, Lingkungan dan Manusia (ALIM) Provinsi Kepri,  Kherjuli mengaku kalau rumahnya dikonsep sebagai rumah peduli lingkungan hijau. Dan, jadi contoh untuk rumah lainnya.

“Pepatah mengatakan ”rumahku istanaku” istilah ini sering dilontarkan tapi penerapan di lapangan masih banyak belum tahu seperti apa,” terang Kherjuli, kemarin.

Menurutnya, kenyaman rumah merupakan hal yang paling utama, mengingat rumah adalah tempat tinggal dan istirahat bersama keluarga tercinta.  Ada rumah dipadukan dengan cat dan lingkungan halaman yang hijau, ada juga yang menggunakan properti rumah dari bahan alam sengaja dibuat oleh kerajinan tangan orang profesional. Tujuan tak lain supaya rumah terlihat indah dan hijau.

Saat ini sebagian besar masyarakat perkotaan sudah mulai mempercantik rumahnya dengan ornamen (hiasan) batu alam. Ada juga memadukan ornamen batu alam dan hiasan bunga dan pepohonan yang rindang.Belum lama ini, Tanjungpinang Pos mendapat kesempatan berkunjung di kediaman rumah, Kherjuli, di Kampung Mekar Jaya, Jalan Nuri Lorong Merpati Batu 8 Atas Tanjungpinang.

Dari depan pekarangan rumahnya, sudah dihiasi dengan tanaman-tanaman hijau serta pohon yang sudah rindang.Pohon yang sudah rindang dipadukan dengan ornamen batu alam yang sengaja terpasang didinding pekarangan rumahnya, sehingga tampak serasi ditambah hijaunya bunga yang ada disekitar rumahnya, menambah kecantikan halaman rumahnya.

Hobinya menanamkan pohon hijau dan kebiasaan menjaga lingkungan hijau, juga ditularkan kepada anaknya yang baru berumur 7 tahun. Menurut dia mendidik anak agar menjaga dan mencintai lingkungan hijau, sejak usianya kecil sangat baik. Tak hanya itu, ia juga mengajak keluarga untuk tetap hidup pola sehat dengan cara menghidupkan suasana rumah yang nyaman, hijau, bersih dan tanaman penghijauan yang cukup luas.

Untuk menghijaukan lingkungan rumahnya, ia rela mencari bibit tanaman penghijauan  ada juga ada yang dikasih oleh teman-temannya. Bahkan mengeluarkan dana cukup besar demi mempercantik rumah dengan tumbuhan hijau yang nilainya cukup mahal.

“Bibit penghijauan kadang kita beli kadang ada teman-teman yang sengaja ngasi,” tegasnya. Bunga kebanggaan dia seperti bunga sakura, bunga tin, dan tidak ketinggalan cemara.

Memadukan rumah antara tanaman hijau dan ornamen batu alam ini, bagian terpenting untuk menjaga lingkungan agar terhindar dari penyakit membahayakan seperti demam berdarah dengue (DBD). DBD ini disebabkan jentik-jentik nyamuk dan terhindar dari penyakit menular lainnya. Ia membiasakan diri dan  keluarganya menjaga lingkungan supaya tetap hijau di halaman  rumah agar  sehat. (suhardi)

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Maret 8, 2015, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: