Instalasi SWRO Belum Berfungsi


5 Bulan Pasca-MoU Pinjam Pakai Lahan

TANJUNGPINANG (HK) – Pasca penandatanganan perjanjian (MoU) kerjasama pinjam pakai lahan untuk pembangunan Sea Water Rivers Osmosis (SWRO) antara Gubernur Kepri dan Kepala Staf TNI AL pada Maret lalu, sampai hari ini instalasi tersebut belum juga berfungsi.
Menurut Ketua Dewan Sumber Daya Air (DSDA) Kherjuli, salah satu tujuan dibangunnya instalasi pengolahan air minum itu adalah  karena Kota Tanjungpinang telah ditunjuk sebagai Pilot Project untuk percepatan penyediaan air minum bagi penduduk Tanjungpinang.

“SWRO sampai dengan saat ini outcome-nya belum bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kherjuli kepada Haluan Kepri, Kamis (14/8).

Pembangunan instalasi tersebut, kata dia, diharapkan menjadi andalan untuk menambah cakupan pelayanan bagi penduduk perkotaan agar mampu mengejar target Millenium Development Goals (MDGs) 2015 sebesar 67 persen.

Kherjuli mengatakan, dalam lima tahun terakhir, peningkatan jumlah penduduk Tanjungpinang yang mengakses air bersih PDAM belum signifikan. Meski ada penambahan baru, tetapi jumlahnya masih sedikit. “Bahkan bila diambil rata-ratanya, tidak terlihat progres,” ujarnya.

Karena itu, Kherjuli menukas, dibangunnya instalasi SWRO yang dibangun dengan teknologi canggih dan dana besar, dapat menjadi solusi bagi pemenuhan air minum masyarakat.

“Kenyataannya, masih harus berpacu dengan waktu lagi dengan alasan listrik dan penentuan tarif maupun operasionalnya,” terangnya.

Kherjuli berharap instalasi SWRO dapat segera dikoneksikan dengan jaringan listrik PLN. Sebab menurutnya, instalasi tersebut dibangun untuk kepentingan orang banyak.

“Kalau memang anggaran untuk itu sudah dialokasikan pada APBD-P Kota Tanjungpinang, maka jangan tunggu lama-lama lagi. Dan PLN juga wajib menyediakan daya untuk itu,” tukasnya.

Tak Jadi Dianggarkan

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tanjungpinang, Hamalis mengatakan, Pemerintah Kota Tanjungpinang tidak jadi menganggarkan dana pengadaan listrik untuk instalasi SWRO sebab telah ditangani oleh Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Listrik untuk penggerak SWRO itu sudah ditanggulangi oleh Dirjen Kementerian PU pusat, kita tak jadi menganggarkannya,” ujarnya.

Hamalis menerangkan, pada APBD-P Tahun 2013 lalu, Pemko Tanjungpinang telah menganggarkan dana sebesar Rp800 juta untuk penyediaan travo dan instalasi perangkat listrik lain untuk pengoperasian instalasi. Namun, karena saat itu status kepemilikan instalasi belum jelas, maka pemerintah kota urung mencairkan anggaran. Dana sebesar Rp800 juta juga dinilai tidak mencukupi untuk

“Untungnya oleh pusat dianggarkan lagi sebesar Rp 1 miliar,” terangnya.

Hamalis memperkirakan, pada APBN-P tahun ini anggaran sebesar Rp1 miliar untuk penyediaan travo sudah dialokasikan. Hanya ia tak dapat memastikan apakah pos alokasi dana tersebut berada di Kementerian PU atau di Kementerian Sumber Daya dan Energi.

Hamalis melanjutkan, daya listrik yang dibutuhkan untuk mengoperasikan instalasi tersebut sebesar 1 – 2 megawatt (MW). “Apakah PLN nanti sanggup, itu nanti tergantung PLN,” ujarnya.

PLN Nyatakan Sanggup

Dihubungi terpisah, Manager PLN Area Tanjungpinang, Majudin memastikan, pihaknya mampu mengaliri daya listrik ke instalasi tersebut. “Kemarin memang sempat kita tolak. Karena kita kemarin kan mengalami defisit,” ujarnya.

Jika mesin pembangkit PLTU Kalang Batang sudah kembali normal dan mesin sewa sudah beroperasi, Majudin mengatakan, Kota Tanjungpinang tidak akan mengalami defisit listrik lagi meskipun instalasi SWRO telah beroperasi.

“Kalau semua sudah dalam kondisi normal. Kita pastikan dapat terlayani seluruhnya,” tukas Majudin. (cw77)

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Maret 7, 2015, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: