PDAM Tirta Kepri Diminta Fokus Layani Masyarakat


Sumber : HALUAN KEPRI : SABTU, 22 FEBRUARY 2014 00:00

Rencana Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri membangun jaringan pipa ke pusat pemerintahan di Pulau Dompak disesalkan sejumlah pihak.

Rencana Pipanisasi ke Pusat Pemerintahan Disesalkan

TANJUNGPINANG  (HK) – Rencana Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri membangun jaringan pipa ke pusat pemerintahan di Pulau Dompak disesalkan sejumlah pihak.

Perusahaan itu diminta untuk lebih mengutamakan kebutuhan masyarakat.

Anggota DPRD Provinsi Kepri, Rudi Chua, usai rapat paripurna di Gedung DPRD Provinsi di Dompak, Tanjungpinang belum lama ini mengatakan, saat ini pertumbuhan penduduk Tanjungpinang sangat pesat, pembangunan perumahan dan rumah toko (ruko) terus berkembang.

“Pesatnya penduduk dan pembangunan, bila tidak dibarengi dengan pengadaan air dan listrik maka akan menyusahkan masyarakt dan pengembang perumahan. Memang pengembang menyediakan sumur gali, tetapi ketersediaan air sumur terbatas. Contohnya sekarang ini yang dilanda kemarau berkepanjangan, semua sumur kering,” jelasnya.

Rudi menyarankan agar pengadaan air bersih ke pusat pemerintahan di Pulau Dompak menggunakan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) atau air laut yang telah disuling menjadi air tawar yang ukurannya lebih kecil.

“Sumber air laut sangat banyak dan dekat dengan pusat pemerintahan. Alat-alat SWRO juga mudah didapat di Indonesia. Tidak perlu membeli ke luar negeri bila menggunakan mesin yang kecil. Saya rasa akan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan air di pusat pemerintahan,” bebernya.

Ia malah mendukung bila PDAM membangun jaringan pipa yang baru ke daerah KM 8 Atas, asalkan tidak masuk ke Pulau Dompak terutama ke pusat pemerintahan.

“Kita dukung upaya PDAM membangun pipanisasi yang baru sehingga masyarakat yang selama ini belum teraliri atau terlayani air PDAM dapat merasakannya juga. Untuk saat ini jangan dulu membuat jalur ke pusat pemerintahan. Bila telah banyak stok air dan lebih, baru layani ke pusat pemeritahan di Dompak,” tegasnya.

Selain itu, tambahnya, PDAM dan pemerintah harus memikirkan pipa lama yang sering pecah di tengah jalan. Pipa yang telah berumur puluhan tahun itu perlu peremajaan agar tidak banyak air terbuang.

“Dalam hitungan minggu ini saja, PDAM telah memperbaiki lebih dari lima titik pipa air yang pecah. Itu semua terjadi di Jalan DI Panjaitan KM 8 dan 9. Jelas dengan seringnya pipa induk pecah, banyak air terbuang sia-sia. Ini harus dicari jalur pipa baru agar aman dan tidak sering pecah. Masih banyak jalur yang aman untuk pipa ini,” tegas Rudi.

Hal senada disampaikan Direktur LSM Air, Lingkungan dan Manusia (Alim) Kepri, Khairjuli. Ia menyayangkan rencana PDAM yang akan membuka jalur pipa baru hingga ke pusat pemerintahan di Dompak. Masyarakat kini membutuhkan air bersih karena kekeringan lebih dari dua bulan.

“Untuk pengadaan air bersih ke pusat pemerintahan, lebih baik dicarikan alternatif lain. Untuk saat ini, jangan menggunakan air dari PDAM. Tetapi, apabila PDAM telah memiliki cadangan air baku berlebih, boleh saja menyuplai ke Dompak,” jelasnya di Tanjungpinang, Jumat (21/2).

Sebelumnya, Direktur PDAM Tirta Kepri Abdul Kholik menyatakan bahwa tahun ini PDAM telah mengusulkan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri anggaran sebesar Rp15 miliar terkait pemasangan jalur baru pipa induk.

Jalur baru pipa induk tersebut, kata Kholik, akan melalui jalur jalan Km 8 Atas dan masuk ke perumahan-perumahan di sekitarnya serta terhubung ke pusat pemerintahan di Dompak.

“Jadi (kita) telah buat maketnya. Insya Allah, tahun ini akan dikerjakan. Untuk air bakunya sendiri akan disuplai dari Waduk Sungai Pulai yang selama ini menyuplai air ke Tanjungpinang,” ujar Kholik. (sut)

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Februari 27, 2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: