Tiap Tahun PDAM Tirta Kepri Rugi Rp3,7 M


Sumber : Haluan Kepri : RABU, 09 OCTOBER 2013 00:00

 SUTANA/HALUAN KEPRI  PIPA BOCOR -- Pekerja PDAM Tirta Kepri melakukan perbaikan pipa yang bocor di Jalan DI Panjaitan, KM 8, Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. PDAM mengalami kerugian mencapai Rp3,7 miliar setiap tahun akibat kebocoran air. Kebocoran Air Mencapai 50,16 Persen

TANJUNGPINANG (HK) – Krisis air di Ibukota Provinsi Kepri Tanjungpinang tidak hanya disebabkan oleh faktor eksternal yakni menurunnya daya dukung hutan dan lahan di Waduk Sei Pulai.

Tetapi juga faktor internal PDAM Tirta Kepri yakni kebocoran air melebihi ambang batas 20 persen yang menyebabkan PDAM rugi Rp3,7 miliar setiap tahun.

Hal itu diungkapkan Kherjuli, Direktur Air, Lingkungan dan Manusia (ALIM) Provinsi Kepri di Tanjungpinang, Selasa (8/10). Ia mengmini yang disampaikan anggota DPRD Kepri Yudhi Charsana di koran ini kemarin.

“Mestinya, catchment area atau daerah tangkapan air di sekitar waduk berfungsi. Jangan ada lagi perkebunan sawit di dalam kawasan itu. PDAM harus membuat tali-tali air dalam jumlah relatif banyak agar air limpasan dari sekitar waduk dapat mengalir ke dalam waduk,” ungkapnya kepada Haluan Kepri.

Ia menjelaskan bahwa dari data yang diinput melalui website PDAM Tirta Kepri, angka kebocoran air tahun 2011 sebesar 58,59 persen dan tahun 2012 sebesar 50,16 persen. Sementara kapasitas produksi air pada tahun 2011 sebesar 5.315.000 meter kubik dan tahun 2012 sebesar 6.187.000 meter kubik. “Coba bayangkan, separuh dari jumlah yang diproduksi itu hilang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tukasnya.

Padahal, kata dia, ketentuan batas toleransi kebocoran air adalah 20 persen. Hal ini berarti 30 persen menguap. “Kalau dijadikan uang, berarti 30 persen dari 6.187.000 meter kubik dikali harga persatuan meter kubik air sebesar Rp2.000, maka potensi kerugian PDAM sebesar Rp3.712.200.000 dalam tahun 2012,” ungkap Khaerjuli.

Menurutnya, bila tingkat kebocoran air bisa diselamatkan oleh PDAM, maka efisiensi bisa dilakukan terhadap Indeks Pengunaan Air di Waduk Sei Pulai. Selain itu, PDAM juga dapat memperluas pelayanan dengan menambah sambungan baru.

“Saat ini air didalam Waduk Sei Pulai disedot dalam jumlah besar dan separuh air yang disedot itu hilang begitu saja karena kebocoran dan lainnya, sehingga tidak terbaca melalui meter air pelanggan,” terangnya.

Ia mengusulkan agar menjual atau menyuplai air dengan mobil tangkai. Ia menilai selain hitungannya jelas, pendistribusiannya juga lebih merata. Warga yang belum berlangganan PDAM juga dapat merasakan air PDAM.

Sementara, lanjut Khaerjuli, daya tampung Waduk Sei Pulai sudah ditingkatkan oleh Balai Wilayah Sungai Batam tiga tahun lalu dari kondisi sebelumnya yang dangkal, kini menjadi dalam. Namun sayang, kata dia, kondisi hutan dan cathment area belum dibenahi. Padahal daya dukung hutan dan lahan merupakan satu kesatuan dalam pengelolaan sumber daya air.

Khaerjuli menegaskan, selama ini masyarakat Tanjungpinang dan pemerintah daerah tidak mengetahui faktor di internal PDAM. Sebagai institusi yang diberikan wewenang untuk mengelola air baku di Waduk Sei Pulai, kemampuan manajerial PDAM dapat mempengaruhi ketersediaan air baku.

“Jadi tidak hanya sebatas mengatur jadwal dan kapasitas produksi, tetapi manajemen PDAM harus mampu melakukan efisiensi dengan cara menekan tingkat kebocoran air. Tanpa berkilah bahwa pipa-pipa sudah tua sehingga rawan rusak. Untuk diketahui saat ini jaringan pipa transmisi induk PDAM sudah dilakukan peremajaan dan diganti dengan pipa-pipa baru,” ungkapnya lagi.

Sebelumnya, anggota Komisi II DPRD Kepri Yudi Carsana meminta Pemprov Kepri melakukan terobosan untuk mengatasi krisis air bersih di Kota Tanjungpinang. Sejak dulu pihaknya meminta Pemprov membebaskan lahan sekitar 1 kilometer di sekitar bibir waduk untuk hutan lindung.

Hal ini, kata dia, sebagai langkah antisipasi bila terjadi krisis kemarau panjang seperti saat ini. Bila ada tambahan hutan lindung, setidaknya serapan air yang tertampung dari hutan lindung dapat membantu persediaan air di waduk yang merupakan satu-satunya penyuplai utama air bersih untuk masyarakat Tanjungpinang. (sut)

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Oktober 30, 2013, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: