Waduk Kolong Enam, Harapan Baru Warga Kijang


DSC00165

Waduk Kolong Enam yang terletak di Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan, saat ini tengah dilakukan peningkatan daya tampungnya. Waduk Kolong Enam menjadi harapan baru bagi warga Kijang, dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Waduk Kolong Enam sangat bergantung kepada fungsi hutan lindung Gunung Lengkuas sebagai daerah hulunya yang diharapkan dapat menyerap air disaat hujan. Andaikata hutan yang berfungsi sebagai tata kelola air itu tidak lestarikan, maka volume air dikhawatirkan akan mengalami defisit. Dan jangan sampai, waduk Kolong Enam menjadi lapangan sepak bola disaat intensitas curah hujan sedikit (kemarau) seperti yang terjadi pada waduk Sei Jago di Kecamatan Bintan Uatara Kabupaten Bintan.

Hutang Lindung Gunung Lengkuas sudah harus dikelola dengan baik mengingat pada daerah lindung itu terdapat dua perusahaan air minum mineral produksi lokal. Alokasi air untuk kedua perusahaan itu harus ditinjau ulang. Demikian pula dengan perizinannya. Semua peruntukan sumberdaya air harus disesuaikan dengan ketentuan perundangan yang berlaku dengan prinsip-prinsip berkeadilan dan berwawasan lingkungan hidup. Disamping itu, pengelolaan sumber daya air, harus tetap memprioritaaskan pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari  dan irigasi dibandning untuk sektor lainnya. itulah pririoritas yang harus dikedepankan.

Secara umum, inilah yang menjadi perhatian Pemerintah saat ini berkaitan Sumber Air Baku. Kita berharap dapat terlaksana sesuai yang direncanakan dan dapat benar-benar memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Air adalah sumber kehidupan yang tidak dapat ditunda-tunda.

Pendayagunaan sumber daya air untuk pemenuhan kebutuhan air baku diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga terutama di wilayah rawan defisit air, wilayah tertinggal, dan wilayah strategis. Pemenuhan kebutuhan air baku diprioritaskan pada pemenuhan kebutuhan pokok rumah tangga terutama di wilayah rawan defisit air, wilayah tertinggal, dan wilayah strategis. Pemanfaatan air tanah untuk pemenuhan kebutuhan air baku akan dikendalikan dan sejalan dengan itu akan dilakukan upaya peningkatan penyediaan air baku dari air permukaan.

Kegiatan pokok yang akan dilaksanakan adalah: (l) pembangunan dan rehabilitasi prasarana pengambilan dan saluran pembawa air baku; (2) pembangunan dan rehabilitasi tampungan untuk air baku; (3) operasid an pemeliharaanp rasaranap engambiland an saluran pembawa air baku dan tampunganu ntuk air baku; (4) pembinaanp erencanaante knis sumber air baku; (5) pembangunand an rehabilitasip rasaranas umbera ir baku lainnya; (6) operasi dan pemeliharaan prasarana sumber air baku lainnya; (7) pembangunan/peningkatan dan rehabilitasip rasaranaa ir tanah untuk air minum daeraht erpencil/perbatasan(8; ) operasi dan pemeliharaan prasarana air tanah untuk air minum daerah terpencil/perbatasadna;n (9) operasidanp emeliharaajanr ingani rigasia irtanah.

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Agustus 28, 2013, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: