Kritik Itu Ibarat Air


Photo : Kherjuli. Kritik itu ibarat air. Sangat bermanfaat bagi kita. Seperti banjir, mengingatkan kita betapa air harus dikelola dengan baik. Seperti kekeringan, betapa air sangat kita butuhkan. Begitu juga dengan Kritik, tentu ada yang jernih dan ada pula yang keruh. Yang jernih kita ambil dan yang keruh jangan kita buang. Kita simpan saja didalam tanah dan nanti akan jernih dengan sendirinya. Bila masih keruh juga, itulah dunia (bumi). Tidak sama seperti di Surga yang mengalir air dari sungai-sungai yang bersih.

Sahabat-sahabat Ku memberi tanggapan yang sangat berarti tentang artikel “Wahai Garuda, Kami Butuh Air Ledeng”. Terimakasih sahabat. Dikumpul, menjadi sebuah artikel yang bisa diposting disini. Alhamdulillah. Target Satu Hari Satu Artikel Air, diberi kemudahan.


Berikut ini cupilkannya.

  • Ahmad Sarimun SAYA PIKIR DI TG PINANG SUDAH AIR LEDENG APAKAH PIPANYA SUDAH TERSUMBAT TAK ADA AIR NYA LAGI ATAU HANYA LUMPUR LAPORKAN KEPADA WALI KOTA TG PINANG YANG BARU ??
  • Kherjuli Siap, Commadore ! Bang.. Di Belanda kota abang tinggal sekarang ini, air ledengnya bagaimana ?
  • Ahmad Sarimun KENAPA HARUS SEBOK TENTANG AIR LEDENG DULU WAKTU KAU LAHIR ORANG 2 tg pinang semuanya ambil air perigi umum berapa banya perigi umum tanjung pinang misjid raya tg pinang ada perigi umum aku dulu selalu mandi !!
  • Ahmad Sarimun AKU BUKAN DI BELANDA TINGGAL DI GERMANY TIDAK JAUH DARI BELANDA
  • Kherjuli Iya,.. Lupa. Di Germany. Sory. Air sumur kering Bang… Terpaksa beli air mobil tangki. Daripada Pesing dan Kering Kerontang….heeee
  • Abdul Haris Pak Ahmad Sarimun : biasanya kalau air ledeng dipermasalahkan…ada komunikasi yang tersumbat antara si penulis dengan si pengusa……..
  • Abdul Haris sementara kita sebagai, manusia yang hidup dibumi ini berdasarkan pendapat beberapa ahli,…bahwa air…dari awal terciptanya bumi ini, belum pernah berkurang….namun karena sifat air yang selalu mencari datara rendah….maka air sering berpindah…pindah….
  • Ahmad Sarimun MAKSUDNYA DENGAN PERUSAHAN ATAU DENGAN RUPIAHNYA TERSUMBAT EH EH
  • Abdul Haris ya…sama saja….kedua-duanya…..
  • Ahmad Sarimun TANJUNG PINANG SATU ALTERNATIV AIR LAUT DI BUAT AIR TAWAR ITU YANG BEST ALTENATIV DAN KEDUANYA AIR YANG ADA KOLAM DI JALAN KIJANG DI BUAT BESAR DAN GALI AGAK DALAM SEDIKIT UNTUK TG PINANG SUDAH CUKUP
  • Abdul Haris betol….betol…betoll……kita tunggu putra daerah yang sanggup berkreasi untuk menciptakan alat yang sederhana untuk memproses air laut yang rasanya asin menjadi tawar,…biar teknologi ini dibuat pada setiap rumah tangga,…bagi masyarakat pesisir…Lihat Selengkapnya
  • Ahmad Sarimun ADA SATU LAGI ALTERNATIV DIDALAM TANAH DI BOR DENGAN PIPA YANG BESAR LANSUNG DIDALAM TANAH YANG DALAM NYA 100 meter ATAU 150 meter kemudian disedot memakai elekterik kemudian di buat tong yang besar harus diatas duatingkat kemudian air yang didalam tan…Lihat Selengkapnya
  • Abdul Haris good idea…….tapi masalahnya lokasi Australia dan Africa yang memiliki daratan yang luas……sementara kita luas lahan kita hanya 2 % daratan selebihnya laut…..mungkin ini juga jadi bahan pemikiran kita……terima kasi telah berbagi…..ide……
  • Ahmad Sarimun ITU TIDAK MEMENTINGKAN LOKASI SETIAP TANAH YANG MEMPUNYAI POHON2 ITU DIBAWAHNYA SERATUS PERSEN AIR BUKAN SOAL DARATAN NYA YANG LUAS DI AFRICA TANAH TANDUS HANYA PASIR BOLEH JUGA DAPAT AIR MENGAPA TG PINANG TIDAK DAPAT DI GUNAKAN IDEA DAN ALTERNATIV UNTUK KITA BERSAMA DAN UNTUK RAKYAT KITA SENDIRI SALAM DARI SAYA DI GERMANY << GOOD NACH <<
  • Sandra Darlius dipinang tu yang ada cuma bauksit bukan air
  • Jojok Sutrisno cam mane nak beri aer….garuda aje dah kering tekaknye……
  • Kherjuli Haaa…. Welcome the Critic. Jadi seru dan semakin menarik. Bila tiap kita selalu melontarkan kritik yang membangun, Insya Allah, semakin menemukan apa yg sebenarnya menjadi solusi yang terbaik dari banyak solusi yg memungkinkan. Good.
  • Kherjuli Betul, ketersediaan air dunia sampai tahun 2050 diperkirakan tetap jumlahnya. Namun, jumlah penduduk sampai tahun itu diperkirakan mencapai 9 Milyar jiwa. Ada kenaikan sekitar 2 milyar lebih. Selain jumlah penduduk, kita akan dihadapkan pada persoalandegradasi hutan dan menurunnya sebagai resapan air. Daya dukung hutan dan lahan semakin berkurang. Akibatnya, air permukaan semakin berada dalam ancaman pencemaran dan air hujan akan menimbulkan banjir, tanah longsor dan tidak tersimpan dalam tanah (run off) ke laut……. Indonesia merupakan negara ke 4 terbesar didunia yang memiliki sumber daya air. Tetapi sayang, sebarannya tidak merata (Lebih besar terdapat di Kalimantan, Sumatera dan Papua). Di Jawa sendiri (67% penduduk Indonesia), jumlah ketersedian airnya tidak sebanding dengan jumlah penduduknya…… Sudah banyak cara yang dipikirkan dan dilakukan anak-anak bangsa Indonesia yang pintar-pintar untuk menyelesaikan masalah air di negeri yang kaya air ini. Tetapi, ya.. begitulah faktanya. Air masih tetap menjadi masalah. Terlebih, semakin banyak orang yang menyepelekan masalah air dan berpikir, “Sangat Gampang Mengelola Air”. Banyak orang yang tidak mau berperan dalam pengelolaan Sumber Daya Air. Termasuk peran yang sangat sederhana sekali seperti menulis dan cuap-cuap soal air. Kita bersyukur sudah melakukannya. Padahal, setiap orang menggunakan air setiap harinya. Soal Kritik, itu bagus. Lanjutkan !.. He… Thans.
  • Kherjuli Di Tanjungpinang, saat ini sedang dikerjakan Proyek Penyuklingan Air Laut menjadi air tawar (Renerse Osmosis), Bang. Anggarannya sekitar Rp 35 M yang bersumber dari APBN. Itu salah satu hasil “bising-bising” di media. Lantas, sedang dibangun juga Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Sungai Gesek dan Peningkatan Daya tampung Waduk Kolong Enam Kijang. Itu juga ada kaitannya dgn bising-bising. Kalau soal air Ledeng (SPAM), memang harus terus kita kritisi supaya paling tidak terjadi keseimbangan antara peningkatan penduduk dan peningkatan cakupan pelayanannya. Supaya penguasa tidak masuk penjara dikemudian hari karena diawal, tidak ada lagi yang mengingatkannya. Bagaimana mengelola perusahaan yang melayani hajat hidup orang banyak itu, mengedepankan kepentingan orang banyak ketimbang mencari keuntungan pribadi dan golongan. Allah pasti tidak suka, bila air ciptaannya itu digunakan untuk menyirami kesombongan dan keserakahan materi. heeee…

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Agustus 27, 2013, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: