Ditunggu, Aksi Tim Penanggulangan Banjir Bentukan Walikota


Sumber : www.kepribangkit.com

Banjir di KM 9 Tanjungpinang (f.dok)

Banjir di KM 9 Tanjungpinang (f.dok)

Sumber :  www.kepribangkit.com .
TANJUNGPINANG, – Ternyata bukan hanya di Pemuda Tanjungpinang saja mengalami banjir akibat genangan air hujan yang cukup tinggi. Di Perumahan Komplek Taman Seraya, KM 5 bawah juga mengalami hal serupa, sehingga warganya harus berupaya menutup air yang akan masuk ke rumahnya.

Banjir di Perumahan Taman Seraya ini juga sampai ke Jalan Rawasari, sehingga jalannya pun ditutupi oleh genangan air yang cukup tinggi melebihi lutut orang dewasa. Adapun penyebab genangan air yang menyerupai banjir ini diakibatkan oleh saluran air atau drainase yang tidak memadai.

Anton salah satu warga Perumahan Taman Seraya, mengatakan selain buruknya drainase, banjir itu juga diakibatkan terjadi penyubatan saluran air bekas pabrik busana yang ada di Rawasari.

“Seperti air hujan ini tersumbat di selokan air yang ada di belakang komplek mrumah ini. Sebelumnya warga ingin mencoba bergotong royong untuk membersihkannya,” ujarnya.

Tetapi niat warga Taman Seraya ini, lanjut Anton tidak kesampaian karena pintu eks Pabrik Busana itu digembok dan tidak ada penjaganya. “Jadi kami juga berharap pemerintah dapat menyalurkan dari drainase perumahan kami menuju drainase besar yang ada di belakang kantor DP2KAD,” pintanya.

Hal ini mereka lakukan untuk aliran air dari perumahan mereka ke drainase itu dapat berjalan lancar. “Dengan demikian kami yakin drainase itu dapat menimalisir genangan air yang cukup tinggi di perumahan kami ini,” tutupnya.

Sementara itu banjir juga membuat sibuk masyarakat perumahan Jala Bestari KM 8 atas. Air hujan yang tidak tertampung dalam parit membanjiri rumah-rumah milik warga di daerah tersebut. “Sudah menjadi langganan kami. Setiap hujan deras, pasti banjir. Protes berkali-kali pun tidak ada guna karena pemerintah tidak juga memberikan solusi,” ujar Iwan, salah seorang warga Perumahan Jala Bestari.

Senada juga dialami oleh warga di jalan Cendrawasih RW 3 Kelurahan Batu IX. Rumah-rumah warga di daerah tersebut juga terus menjadi langganan banjir bila hujan deras karena sungai yang ada tak mampu lagi menampung air hujan.

“Terjadi pendangkalan dan penyempitan sungai. Air hujan tak mampu tertampung dan akhirnya membanjiri rumah kami,” kata Kiman, salah seorang warga di Jl Cendrawasih.

Menurut Ketua LSM Air Lingkungan dan Manusia (ALIM) Kepri, Kherjuli, di Tanjungpinang saat ini, sesuai data yang dimilikinya, ada 54 titik banjir. Dari jumlah itu setidaknya ada 20 titik yang harus ditangani dengan cepat oleh Pemko Tanjungpinang.

“Kondisi 20 titik banjir ini sudah sangat mengkhawatirkan masyarakat. Harus ada tindakan cepat dari pemerintah,” ujar Ketua ALIM Kepri, Kherjuli.

Pemko Tanjungpinang, katanya, saat ini memang sudah membentuk tim penanggulan banjir. Dan tim tersebut harus bekerja ekstra cepat karena keluhan masyarakat tentang banjir ini terus mengalir. “Tim yang dibentuk Walikota untuk mengatasi banjir harus cepat bertindak. Kalau dilibatkan, kita siap membantu,” katanya.

Menurutnya, penyebab banjir di beberapa lokasi di Tanjungpinang salah satunya dikarenakan ulah pengembang yang membangun tidak sesuai aturan. Dalam hal ini, masyarakat terkena dampak banjir bisa melayangkan gugatan ke pengembang karena kerugian yang dideritanya.

“UU Nomor 7 Tahun 2004 sudah jelas diatur tentang sanksi pidana bagi pihak-pihak yang sengaja maupun tidak menyebabkan banjir yang merugikan masyarakat. Karena itu kita siap mendampingi masyarakat yang mau menggugat pengembang atau pihak lain yang menyebabkan banjir di wilayahnya,” ujar Kherjuli. (mori/yon)

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on April 4, 2013, in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: