Waduk Sumber Wabah ?


sasa.jpgWaduk atau Dam Sei Jeram dikeluhkan warga karena diduga menjadi penyebab sumber wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD), tidak belum dikelola PDAM dan keberadaannya tanpa ditaburi ikan pemakan jentik nyamuk :

Setiap air yang tergenang, terutama pada musim hujan, berpotensi sebagai tempat berkembang biaknya hewan air tawar, termasuk jenis nyamuk aedes.

Dugaan itu perlu dibuktikan. Apa benar waduk atau Dam Sei Jeram itu menjadi penyebab sumber wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD) ?

Dalam managemen pengelolaan waduk/Dam, idealnya 200 meter dari bibir waduk/Dam ditetapkan sebagai catchment area (daerah tangkapan air). Di area itulah mestinya tumbuh pohon-pohon yang berfungsi sebagai penyangga air dan tata kelola air. Termasuk tali-tali air (green belt) yang ada didalam kawasan itu yang berfungsi mengalirkan air limpasan hujan masuk kedalam waduk.

Artinya, 200 meter dari waduk/Dam, idealnya tidak diperuntukan sebagai tempat pemukiman penduduk. Hal itu bertujuan untuk menjamin kwantitas, kwalitas dan kontiniutas (K3) air di dalam waduk, sebagai sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Apakah tempat tinggal penderita DBD itu berada pada radius 100 meter dari waduk/Dam Sei Jeram ?

Untuk itu, waduk/DAM Sei Jeram ini secepatnya diserahkan pengelolaannya kepada PDAM. Kalau sudah dikelola, berarti jelas tanggungjawabnya dan jelas pula keberadaan jentiknya yang kemungkinan sulit berkembang pada air yang mengalir.

Untuk urusan Jentik dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sebenarnya menjadi urusan Dinas Kesehatan dan warga itu sendiri. Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan diharapkan melakukan Pemantauan Jentik Berkala (PJB) dan bila diperlukan melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE).

Semoga Dinkes Kab. Bintan dapat melakukan penyelidikan terhadap waduk/Dam Sei Jeram yang diduga sebagai tempat sarang nyamuk aedes dan sumber musibah.

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Desember 20, 2012, in Water, Environment and Human and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: