Bocah Tewas Tercebur di Kolam


Selasa, 31 July 2012 00:00

BATAM (HK)–Rezeki, maut dan jodoh adalah sesuatu misteri yang manusia tak pernah bisa mengira kapan datangnya. Seperti kejadian memilukan yang terjadi di Kampung Bukit, Kelurahan Tanjungpinggir (Kawasan Industri Sekupang), Batam, Senin (30/7) sekitar pukul 10.00 WIB.

Tak ada yang menyangka, hari itu, Putri yang masih berumur satu tahun lima bulan, anak dari Jansen dan Ros meninggal dunia setelah tercebur di kolam bekas galian batu, tidak jauh dari rumahnya.

Ros ditemui di kediamannya menceritakan, anak tunggalnya itu kebiasaannya memang sering keluar sendiri menuju rumah neneknya yang tidak jauh dari rumahnya.

“Ia (Putri) memang sering jalan sendiri menuju rumah neneknya. Tapi, mungkin pagi itu ia singgah dulu bekas galian itu lalu terpeleset dan jatuh,”ujar Ros, sembari mengatakan kalau rumah nenek putri berada di depan rumahnya yang berjarak sekitar 30 meter.

Kara Ros, tidak biasanya anaknya itu singgah di pinggiran bekas galian itu. Saat itu Ros sedang memasak di dapur. Sedangkan suaminya berangkat kerja di PT Heng Guan,  tidak jauh dari tempat tinggalnya. Ia baru mengetahui kalau anaknya tercebur saat anak-anak yang lewat melihat tubuh putri tidak bergerak di dalam kolam.

Ia langsung menuju ke kolam dan mengevakuasi anaknya. Putri sempat dilarikan Rumah Sakit Otorita Batam. Namun nyawa anaknya tidak tertolong lagi.

Sementara itu dr Sri Rezeki Handayani yang menangani Putri di rumah sakit mengatakan bocah tersebut sudah meninggal sebelum tiba di rumah sakit. Diperkirakan Putri meninggal dalam perjalanan.

“Anaknya ketika sampai di sini langsung kita periksa, namun memang sudah tidak bernyawa lagi, sudah meninggal. Dia belum kaku, tapi hidung dan mulut masih mengeluarkan air,” ujar Sri Rezeki.

Informasi di lapangan, kolam bekas galian pencarian batu alam tersebut, memiliki kedalaman sekitar dua meter. Kolam itu biasa digunakan para pekerja di perusahaan yang berada di sekitar kawasan tersebut untuk cuci kaki dan tangan. Keberadaan kolam, memang sudah lama dan selama ini tidak dipermasalahkan.
Pantauan di rumah duka, warga silih berganti berdatangan melayat korban. Rencananya, anak semata wayang Jensen itu, akan dikebumikan hari itu (kemarin) juga.

“Sore ini (kemarin), kita makamkan di Seitemiang,” ujar Jensen. (cw56)

Sumber : Haluan Kepri

http://www.haluankepri.com/news/batam/32034-bocah-tewas-tercebur-di-kolam.html

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Juli 31, 2012, in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: