Bocah Dua Tahun Tewas Tenggelam


Senin, 07 May 2012 00:00

SEKUPANG – Giler Arya Saputra bocah lelaki berumur dua tahun, Sabtu (5/5), sekitar pukul 11.30 WIB ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, setelah sebelumnya bocah malang tersebut terperosok kedalam sumur yang berada tidak jauh dari rumah kedua orang tuanya yang beralamat di Ruli Tiban Kolam, Blok 5, Nomor 136 B.

Bocah malang, anak dari pasangan Subejo dan Rini , masuk kedalam sumur, dengan kedalaman lebih kurang tiga meter. Dimana sebelumnya bocah tersebut terlihat tengah bermain dengan sejumlah bocah yang usianya tidak jauh berbeda dengan korban.

Namin, tetangga korban mengatakan, siang itu Giler sedang main dengan temannya yang usianya tidak jauh berbeda dengan korban. Karena bermain didekat sumur, kemungkinan Arya terpeleset kedalam sumur tersebut.

” Tidak lama setelah korban terperosok, salah seorang teman korban berteriak, memberi isyarat bahwa ada yang masuk kedalam sumur, sehingga secara spontan sejumlah warga berusaha untuk memberikan pertolongan,” ujar Namin.

Dikatakannya, perihal masuknya korban kedalam sumur, warga awalnya tahu dari teman bermain korban.Tapi, karena bahasanya juga kurang dimengerti, membuat pertolongan terlambat diberikan.

Setelah mengetahui ada bocah yang tenggelam, salah seorang warga langsung turun untuk menyelam, namun jasad korban belum berhasil ditemukan.

” Setelah mengetahui ada bocah yang tenggelam kedalam sumur, salah seorang warga langsung memasuki sumur yang dalamnya diperkirakan sekitar tiga meter, namun pada penyelaman pertama, jasad korban belum berhasil ditemukan,” ungkap Namin.

Selanjutnya kata Namin, sejumlah warga lain bergantian masuk kesumur, namun jasad korban tetap tidak ditemukan, sehingga pada akhirnya warga terpaksa menguras air sumur tersebut.Namun, belum setengah air sumur dikuras, tiba-tiba jasad korban muncul kepermukaan dalam keadaan tidak bernyawa.Kemudian selanjutnya mayat korban dilarikan ke RSBP Batam di Sekupang.

Kedua orang tua korban, mengetahui kondisi sibuah hati,langsung berteriak histeris. Untaian air mata mengalir dikudua pipi sang ibu yang mengaku telah ceroboh dan lalai dalam megawasi sibuah hati.

Kanit Reskrim Polsek Sekupang Iptu Feri Kuswanto mengatakan, pihaknya akan memanggil kedua orang tua bocah malang, untuk dimintai keterangannya.

“Kita pelajari dulu unsur kelalaian dari orang tuanya. Yang jelas Informasinya bahwa  ibu korban lagi didalam rumah. Lalu mendengar bahwa anaknya masuk sumur. Kemudian ditolong oleh warga,” ujar Feri Kuswanto. (cw56)

Sumber : Haluan Kepri

https://kherjuli.wordpress.com/wp-admin/post-new.php

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Juli 31, 2012, in Uncategorized and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: