INVESTOR AKAN ATASI PERSOALAN AIR


Investor Akan Atasi Persoalan Air

Rabu, 04 April 2012 00:00

KARIMUN – Dewan Pengurus Daerah Kamar Dagang dan Industri (DPD Kadin) Kabupaten Karimun menilai, kehadiran PT Petronas Wingstar, perusahaan asal Singapura yang akan mengelola air bersih merupakan suatu langkah positif dalam  mengatasi permasalahan air. Apalagi, pipa intalasi  dibangun sepanjang 45 kilometer hingga ke PT Saipem Karimun Yard dan PT Oiltanking Karimun.

Wakil Ketua Bidang Investasi Kadin Eri Januardin didampingi Wakil Ketua Bidang Hubungan Kelembagaan Amril Tanjung di Kantor DPD Kadin Kabupaten Karimun Jalan H Arab, Sei Lakam, Selasa (3/4) mengatakan,  kehadiran  investor asing tidak boleh dihalangi. Investor yang hendak mengelola air bersih di daerah ini merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat.

Ari menilai, selama ini pengelolaan air bersih di Karimun belum dilakukan secara maksimal oleh Unit Usaha Air Bersih (UUAB) Perusda.  Pelayanan kurang maksimal menyebabkan konsumen mengeluh soal distribusi air tidak sampai ke pelanggan. Keberanian Perusda Karimun  menggandeng investor,  merupakan terobosan yang baik untuk mengurangi beban permasalahan terkait pendistribusian air bersih ke pelanggan.

“Ya, kita tidak menampik banyaknya keluhan pelanggan soal pendistribusian air ke rumah mereka. Namun dengan masuknya investor yang akan mengelola air bersih di Karimun bukankah suatu solusi untuk mengatasi satu permasalahan. Kalau sudah ada solusi seperti itu lalu kenapa kehadiran mereka seolah dipertentangkan,”tanya Eri.

Tanjung menambahkan, bentuk lain dari kesejahteraan hajat hidup orang banyak adalah jika perusahaan ini berjalan lancar maka bukan tidak mungkin sekitar 7000 pelanggan yang masuk dalam daftar tunggu yang belum bisa mendapatkan pelayanan air bersih di Karimun akan segera mendapatkan jatah.

“Lho, bukankah dengan begitu maka kehadiran investasi itu sangat membantu masyarakat, lalu kenapa ada kesan untuk menghalangi investasi,” kata pria yang kerap disapa Alen ini.

Menurut Alen, terlalu dini masyarakat menilai tarif  air bersih tidak terjangkau sementara perusahaan  belum beroperasi. Soal tarif air akan dikaji oleh pemerintah melalui persetujuan DPRD. Oleh karena itu Alen meminta masyarakat jangan keliru memahami kehadiran investor untuk mengelola air bersih.

“Jika kehadiran perusahaan kelak  mampu memenuhi kebutuhan air di Karimun secara keseluruhan dan tidak ada lagi keluhan pelanggan, apakah  kita masih menentangnya?”tanya Alen. (ham)

Sumber : Haluan Kepri.

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on April 8, 2012, in Water, Environment and Human. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: