AIR UNTUK MANDIKAN JENAZAH


Setiap kali manusia mengganggu siklus air tentu akan ada ada konsekuensinya. Ketika air dalam jumlah yang besar dialihkan atau diambil keluar dari sistemnya, maka akan mempengaruhi ketersediaan air permukaan. Dalam jangka panjang dapat merusak ekosistem, tanaman dan hewan, serta masyarakat setempat. Banjir, Tanah longsor, kekeringan dan buruknya kwalitas air, adalah konsekwensi yang harus dibayar. Tidak saja harus dibayar dengan uang dan harta benda, bahkan sampai merengut nyawa.

Kata Indonesian Youth Water, “Jangan Wariskan Air Mata pada anak cucu kita, Mari wariskan Mata air pada mereka”.

Benar, Bagi kita yang Muslim, Ingat,..! Disaat anak cucu kita menangis meratapi kematian kita, disaat yang sama, yang lain menyiapkan AIR untuk mandikan Jenazah kita. Jangan sampai mereka kesulitan mendapatkannya. Jangan pula yang lain mengutuk didalam hatinya, atas perbuatan keji kita terhadap air dan lingkungan semasa hidup. Jangan sampai ada yang berkata, “Mampus Lhu. Rasain Sulitnya Air !” Ingatlah, walaupun setetes air, harus kita gunakan dengan sebaik-baiknya. Karena, Tiap tetes air, ada hak orang lain didalamnya yang harus kita sisihkan. Bukan untuk anak cucu kita saja melainkan untuk kepentingan hajat hidup orang banyak. Hemat Air, Karena kita tiap tetesnya, ada hak orang lain. Kita tidak bisa menciptakan air. Kita hanya bisa mengelola air dengan menyisihkan sebagian diantaranya untuk anak cucu kita. Oleh karena itu, jangan rusak sumber-sumber air.

Degradasi hutan dan kerusakan lingkungan, mempertipis volume air bawah tanah dan air permukaan. Sayang sekali, Karunia Tuhan berupa Hujan, tidak mampu disimpan di area yang ekosistemnya rusak.

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Januari 21, 2012, in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: