Tarif Air Direstui Naik


Berlaku Mulai Januari 2012. DARUL QUTNI. Laporan Tanjungpinang
TANJUNGPINANG- Efektif Januari 2012, tarif air di Tanjungpinang dan Bintan naik dari Rp1.200 menjadi Rp2.600/meter kubik. Usulan revisi tarif air oleh PDAM Tirta Kepri itu telah direstui oleh Pemprov Kepri, DPRD Kepri dan juga akademisi.

“Penetapan kenaikan tarif ini terpaksa dilakukan, dan ini sudah  melalui berbagai kajian yang mendalam dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk  Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM)  Kementerian PU . Kenaikan tarif air ini direncanakan mulai berlaku 2012, dan saat ini masih dalam tahap sosialisasi agar masyarakat memahaminya,” kata Edi Rofiano, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov  Kepri saat jumpa pers di Kantor Gubernur  Kepri, Jumat (2/12). Saat jumpa pers tersebut, Edi turut didampingi jajaran tim Pembahasan dan Sosialisasi tarif Air  PDAM, yakni Rudy Chua dari DPRD Kepri, Abdul Kholik Fadzawani selaku Direktur PDAM Tirta Kepri dan Zamzami A Karim dari kalangan akademisi.

Ia menjelaskan, kenaikan tarif air harus dilakukan. Pertimbangannya adalah perbaikan kinerja PDAM dan peningkatan pelayananan PDAM, untuk program pengembangan infrastruktur sistem  penyediaan air minum (SPAM) dan karena PDAM selama ini terus merugi.

TARIF AIR- Tim Pembahasan dan Sosialisasi Tarif Air PDAM Tirta Kepri mengumumkan rencana kenaikan tarif air di Tanjungpinang dan Bintan di Kantor Gubernur Kepri, Jumat (2/12). Tarif air baru mulai diberlakukan Januari 2012. SUTANA/HALUAN KEPRI

“Kita berharap masyarakat dapat memahami kondisi ini, karena tujuan kenaikan tarif ini tak semata untuk peningkatan pelayanan,” ujarnya.

Abdul Kholik mengatakan, perbaikan kinerja PDAM sudah dimulai dengan memperbaiki waduk Sungai Pulai. Juga perbaikan instalasi pengolahan air (IPA) di Sungai Pulai, perbaikan jaringan pipa, (menggunakan pipa jenis HDPE), perbaikan kehilangan air, perbaikan kualitas air, perbaikan pelayanan pelanggan, peningkatan fasilitas loket pembayaran.

Ia menyatakan, penetapan tarif baru ini merupakan hasil kinerja PDAM Tirta Kepri selama 1,5 tahun terakhir.

“Tarif air harus dinaikkan, karena biaya perbaikan dan peningkatan layanan membutuhkan biaya yang sangat banyak,” ucapnya.

Sementara, Rudy Chua berharap dengan diberlakukannya tarif baru masyarakat jangan berfikir pelayanan akan langsung berubah secara drastis.  Namun, peningkatan pelayanan akan dilakukan secara bertahap, sesuai dengan kondisi kesulitan keuangan yang kini terjadi di PDAM Tirta Kepri.

“Coba bayangkan, kebanyakan instalasi PDAM saat ini sudah sangat tua, bahkan ada pipanya yang sejak tahun 1971 belum pernah diganti. Untuk tahap awal kenaikan hanya akan memberikan dampak terhadap penyehatan internal PDAM saja, dan berkemungkinan tahun 2013 baru akan terlihat peningkatannya,” kata Rudy.

Zamzami A Karim menilai, kebutuhan air adalah kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Karena itu, apapun caranya PDAM harus mampu memenuhi kebutuhan masyarakat termasuk dengan menaikan tarif.

“Apalah arti harga air Rp2000/kubik jika dibandingkan dengan membeli dari tanki-tanki justeru lebih mahal. Saya rasa pilihan menaikkan harga dengan peningkatan kapasitas pelayanan adalah pilihan rasional,” ungkapnya.

Edi Rofiano menambahkan, latar belakang usulan kenaikan tarif air, karena penetapan tarif air masih mengacu SK Bupati Kepulauan Riau (kini Bintan) No 394/X/2001 tanggal 24 Oktober 2001.

“Bayangkan, sudah 10 tahun tarif air belum pernah naik sampai hari ini. Sementara biaya produksi terus meningkat  setiap tahunya,  seperti bahan kimia, listrik dan lainya,” imbuh Edi.

Ia mengatakan, penetapan kenaikan  tarif baru PDAM ini merupakan amanat  Pasal 8 Peraturan Menteri  Keuangan RI No  120/PMK.05/2008 tentang  piutang PDAM. ***

Sumber : Haluan Keprri  Sabtu, 03 December 2011 00:00

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Desember 3, 2011, in Uncategorized, Water, Environment and Human and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: