Kenaikan Tarif PDAM Tak Terhindarkan


Diposting oleh admin pada 11 Oktober, 2011 0 Comment

Photo : Kherjuli

TANJUNGPINANG – Rencana kenaikan tarif air PDAM Tirta Kepri dinilai Ketua Lembaga Air Lingkungan dan Manusia (ALIM) Kepri, Kherjuli, tak terhindarkan lagi. Hal itu harus dilakukan demi untuk kepentingan peningkatan pelayanan. Baik kuantitas, kualitas maupun kontiniutasnya.

Untuk menjaga kepentingan yang seimbang antara pelanggan dengan PDAM Tirta Kepri dalam rangka penyesuaian tarif, Lembaga ALIM (Air, Lingkungan dan Manusia) Provinsi Kepri menggelar konsultasi publik. Konsultasi publik itu juga dimaksudkan untuk menghindari kemungkinan adanya gejolak sosial.

‘’Kami ingin penyesuaian tarif air tanpa gejolak, dan suasana tetap kondusif. Karena itu, sejak beberapa tahun yang lalu Kami berusaha menjalin komuniskasi dan meyakinkan para pemangku kepentingan. Seperti Pemda, DPRD, dan juga pelanggan PDAM serta masyarakat pengguna air. Tujuannya untuk bertindak obyektif dan realistis menyikapi persoalan tarif air,’’ kata Ketua ALIM, Kherjuli kepada koran ini kemarin.

Ditambahkannya, setelah menggelar dialog dengan Ketua Badan Pendukung Pengembangan (BPP) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Rahmat Karnadi dan Ketua Stisipol Raja Haji, Zamzami A Karim selaku akademisi, ke depan ALIM akan menjalin komunikasi dengan teman-teman LSM dan tokoh masyarakat. Dia berharap model seperti ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Bila memang nanti berhasil, akan menjadi model percontohan bagi Pemda dan PDAM lainnya di Indonesia.

Menjawab pertanyaan soal kemungkinan adanya gejolak terkait rencana kenaikan tarif air, Kherjuli, mengatakan kemungkinan itu kecil sekali. Sebab, para elit sudah menyadari bahwa penyesuaian tarif air itu adalah kebijakan yang tidak popular. Kemudian sudah tidak zamannya lagi mencari popularitas dengan cara-cara yang tidak realistis dan menggumbar janji.

Seperti yang terjadi di Batam, pada awalnya mereka menolak dengan taruhan potong kuping dan lain sebagainya. Namun akhirnya mereka setuju juga. Faktanya, tak ada satupun kuping yang berdarah, apalagi sampai berguguran.

Kalau hanya menyangkut komplain pelanggan, itu hal yang biasa dalam sistem pelayanan publik. Gejolak sosial bisa muncul jika dijadikan komoditas politik tertentu.(git)

Sumber :  http://tanjungpinangpos.co.id/2011/10/kenaikan-tarif-pdam-tak-terhindarkan/

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Oktober 11, 2011, in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: