BLH Harus Selidiki Waterpark


TANJUNGPINANG – Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Maskur Tilawahyu meminta Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Tanjungpinang segera mengecek Waterpark Bintan Indrasakti Bay, terkait keluhan warga yang mendapati air sumurnya selalu berkurang. BLH diminta mengecek dari mana asal sumber air kolam dan sleanjutnya diberitahukan kepada warga. “BLH Tanjungpinang harus segera turun tangan untuk mencari kebenarannya, terkait permasalahan sumur warga yang cepat kering itu,” kata Maskur saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (2/10).

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Perumahan Mahkota Alam Raya di Batu 9, lokasi tempat beradanya Waterpark Bintan Indrasakti Bay mengeluhkan seringnya air sumur mereka berkurang atau bahkan kering. Berkurangnya air sumur terjadi sejak waterpark tersebut dibangun dan beroperasi sejak 31 Agustus lalu.

Viktor adalah salah seorang warga yang mengeluhkan keringnya air sumurnya. Menurutnya, kejadian itu sudah berlangsung sejak beberapa minggu lalu.

Maskur mengajak pengelola waterpark agar mau menjalin komunikasi yang baik dengan warga sekitar. Hal itu perlu dilakukan, agar tidak terjadi perselesihan.

Terpisah, Ketua LSM ALIM Kherjuli mengatakan, jika Waterpark Bintan Indrasakti Bay terbukti melanggar, seperti menggunakan sumur bor, maka bisa dijerat dengan Undang-undang Nomor 7 tahun 2004 tentang sumber daya air. “Bisa dipidanakan jika terbukti merugikan orang lain,” ucapnya.

Terkait keluhan warga, Kherjuli meminta BLH Kota Tanjungpinang segera meninjau kembali dokumen lingkungan yang dibuat oleh pengelola waterpark.

“Kalau memang waterpark menggunakan sumur bor, harus mengantongi terlebih dahulu izinnya. Sebab sumur bor juga berpengaruh terhadap sumur galian warga,” ungkapnya.

Di samping itu, lanjut Kherjuli, jika memang terbukti air sumur warga berkurang karena disebabkan oleh adanya waterpark, maka warga berhak mendapat kompensasi. (cw53)

Sumber : Haluan Kepri, (3/10)

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Oktober 3, 2011, in Uncategorized, Water, Environment and Human and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: