SYAIR TERAKHIR SANG LASKAR AIR



Syair Karya : Kherjuli

Mulut terbungkam hati berkata
Mata menatap penuh sahaja
Sedikit asa banyak nestapa
Gundah gulita merasuk jiwa

Detaklah jantung berdenyut nadi
Cucur keringat bagaikan mandi
Sesak nafasnya tak kuat berdiri
Menahan sakit menahan nyeri

Tak sanggup duduk berdiripun batuk
Dada di pegang ditepuk-tepuk
Nafasnya parau dahi menunduk
Menatap bumi air diteguk

Bukan dahaga bukannya lapar
Badan menggigil bibir bergetar
Tak ada mengeluh Iapun Sabar
Membuat hatiku jadi berdebar

Disuruh berobat hilangkan sakit
Lengan dipegang bahu dipijit
Supaya sakit berangsur sikit
Supaya sesak hilang membelit

Ia menolak Ia tak sudi
Susahkan diri tak sedap hati
Jasa dikenang nak balas budi
Kawan yang baik lagi terpuji

Didalam hati ia berdoa
Sehat jasmani tentramkan jiwa
Hapus derita jauhkan siksa
Supaya kami jadi tertawa

Allah ya robbi maha penyayang
Kasih Nya tulus tinggi menjulang
Sembuhkan sakit hatipon senang
Nafasnya lega sesakpun hilang
Syair ini, menggambarkan sebuah peristiwa disaat terakhir bersama almarhum, sehari sebelum beliau menghembuskan nafasnya yang terakhir. Beliau punya gejala penyakit jantung.

Alfatihah buat mu Laskar Air, HIDAYAT BIN RAHIM.

Beliau adalah bapak dan sekaligus kawan bagi kami. Beliau Laskar Air yang setia mendampingi kami disetiap waktu untuk menyuarakan pentingnya air dan kelestarian lingkungan. Tanpa pamprih dan tanpa imbalan apapun, belia ikhlas melakukan sesuatu buat orang banyak. Semoga Allah memberikan mu tempat yang mulia dialam basrah sana dan Surga di akhirat kelak. Amin ya Robbal alamin.

Selamat jalan Laskar Air, semoga sungai-sungai yang mengalir di Surga, akan Allah berikan untuk mu duhai Laskar Air.

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Juli 16, 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: