Batampos : Gubkepri Dukung Proyek Pentawaran Air Laut


Batampos :  Jumat, 8 oKTOBER 2010. TANJUNGPINANG(BP)-Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Setdaprov Kepri DR Nuraida Moekhsin mengatakan, Pemprov tidak pernah menolak proyek dari pusat di Kepri terutama soal proyek pentawaran air laut menjadi air bersih siap konsumsi. Menurut Nuraida, Gubkepri HM Sani juga sangat menyukai terobosan seperti itu di Kepri. ”Jika hanya lahan Gubkepri siap untuk membantu dan tidak ada masalah,” ujarnya, kemarin.

Diakui Nuraida, sebelumnya, Gubkepri merekomendasikan agar proyek tersebut ditempatkan di Pulau Dompak.  ”Namun dengan pertimbangan jumlah penggunanya maka tempatnya masih akan ditentukan kemudian. Lokasinya diupayakan di wilayah yang banyak penggunanya dan memiliki kemampuan ekonomi baik,” tegasnya.  Selain itu, diungkapkannya juga bahwa hingga kini, secara resmi Pemprov Kepri belum pernah menerima laporan hasil survei tim dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Soal proyek percontohan itu, sebut Nuraida masih banyak yang harus dibahas terkait proyek tersebut.

Misalnya, apakah nantinya masyarakat bisa membayarnya? Jika tidak, apakah akan disubsidi Pemprov? Pemprov, kata Nuraida, butuh penjelasan secara rinci soal proyek pentawaran air laut hingga Gubkepri bisa segera diambil keputusan. ”Itu semua harus dibahas sebelum mengatakan, iya. Jadi sangat tidak benar jika dikatakan Pemprov tidak mendukung. Kita harus hitung-hitung dulu karena tarifnya di atas Rp7 ribu per kubik, kita harus didukung calon konsumen. Airnya memang layak minum jadi wajar kalau mahal,” katanya.
Pertanyaan yang muncul bagaimana jika konsumen tidak mau, apakah harus disubsidi untuk jangka pendek, sedangkan kondisi keuangan PDAM Tirta Kepri masih lemah, Nuraida menyebutkan, itulah perlunya penjelasan dari Kementerian PU, termasuk penghitungan detailnya agar Pemprov dapat menghitung berapa dana yang harus didukung ke depannya.
Disampaikannya juga, bahwa proyek ini dilatarbelakangi informasi masalah air baku setiap musim kemarau panjang tahun lalu ke Dirjen Cipta Karya. Saat itu, Dirjen berjanji akan membantu dan kemudian mengusulkan Tanjungpinang sebagai percontohan proyek reserve osmosis ini dan didukung Menteri PU. ”Secara informasi Pak Gubernur mendukung. Tapi tentunya kami akan pelajari dulu karena kita tidak ingin masyarakat kecewa. Setelah detailnya siap kita siapkan sosialisasinya ke masyarakat,” ujar Noraida.
Secara terpisah, Ketua LSM Air Lingkungan dan Manusia (Alim) Kherjuli menilai, meski merupakan salah satu sumber kehidupan, sektor air bersih terkesan masih kurang mendapatkan perhatian dari Pemprov Kepri. Ini terlihat dari anggaran untuk PDAM Tirta Janggi yang hanya sekitar Rp6 miliar di tahun anggaran 2010.  ”Total anggaran pembangunan pada APBD Provinsi Kepri tahun 2010 mencapai Rp1,963 triliun. Jadi untuk PDAM tak sampai satu persen atau hanya sekitar 0,003 persen saja. Bila dibanding dengan sektor infrastruktur lainnya, masih jauh,” terang Kherjuli.
Ditambahkannya, Alim tak ingin melihat saudaranya yang berada di Tanjung Unggat, Kampung Bulang, Perumnas Seijang atau daerah-daerah lainnya yang harus bergiliran dan begadang untuk mendapatkan air. ”Saya prihatin bila terus menerus SDM PDAM diklaim tak mampu, dan tidak bermutu. Tapi tidak ada solusi yang bisa membuat mereka keluar dari kemelut minimnya anggaran untuk peningkatan pola pikir dan kesejahteraan mereka,” tegas Kherjuli.
Menurut Kherjuli, air minum dan air bersih,  adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda-tunda dan harus terpenuhi secara cukup merata. Kemudian, kualitasnya harus baik dan harga terjangkau. ”Apalah artinya pembangunan fisik di PDAM sementara pembangunan kualitas SDM- nya terabaikan,” ujarnya. (git)

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Oktober 8, 2010, in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: