AIR JAMPI : KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT MELAYU KEPRI DALAM MEMAKNAI DAN PEMPERLAKUKAN AIR DENGAN BAIK.


“Didalam tradisi masyarakat Melayu Kepri, kita mengenal adanya ritual dengan istilah AIR JAMPI. Yaitu air bersih yang dibacakan ayat-ayat suci Al Quran yang diiringi Do’a agar Allah swt sebagai Penguasa alam jagad raya ini, yang menciptakan air, yang mendatangkan penyakit, mau memberikan kesembuhan dari segala penyakit itu melalui perantara air”.

Air adalah sumber kheidupan bagi seluruh makhluk hidup terutama manusia di bumi ini. Tanpa air, kehidupan dapat dipastikan tiada. Sebab, Tuhan telah menghidupkan bumi yang mati dengan air. Tuhan telah menurunkan air dari langit (hujan), ditumbuhkanNya pohon-pohon dan buah-buahan untuk kehidupan manusia. Apakah kita masih tidak mau bersyukur ?

Salah satu wujud rasa syukur kita terhadap air adalah dengan cara memaknai air dan memperlakukannya dengan baik dalam setiap pemikiran, ucapan dan perbuatan kita sehari-hari.

Dalam hal pemikiran, air merupakan karunia Tuhan yang Maha Esa yang memberikan manfaat bagi kesejahteraan kita dalam segala bidang. Tanpa dibedakan oleh keyakinan, karakteristik sosial maupun lainnya, air harus dimaknai sebagai kebutuhan dasar dan Hak asasi setiap orang. Pemenuhan kebutuhan dasar itu bagi setiap orang harus dilandasi pula dengan prisnsip-prinsip keseimbangan dan menjauhkan diri dari unsur-unsur keserakahan. Keseimbangan berarti tidak boleh berlebihan dan tidak boleh juga kekurangan. Bila berlebihan akan mendatangkan musibah dan apabila kekurangan dapat menimbulkan bencana. Bila berlebihan dapat menjadi banjir, tanah lonsor dan membuat tumbuh-tubuhana (padi dll) gagal panen dan bila kekurangan dapat menimbulkan kemarau panjang yang berimplikasi kepada sulitnyanya mendapatkan air untuk keperluan minum, irigasi dan pertanian.

Dalam hal ucapan, air sesungguhnya merespon setiap kata dan kalimat yang keluar dari mulut kita. Bila kita ucapkan sesuatu kata dan kalimat yang baik terhadap air, maka kristal-kristal yang terkandung didalam air akan merespon dengan positif yang dibuktikan dengan perubahan bentuk kritstal-kristal yang cantik, indah dan menarik. Tetapi sebaliknya, bila diucapkan kata dan kalimat yang kurang baik maka kristal-kristal air itu akan berubah dan membentuk kristal-kristal yang jelek pula. Itu sudah dibuktikan secara saintist (keilmuan) oleh seorang bangsa Jepang yang bernama Masaro Emoto. Dalam penelitiannya, kristal-kristal air yang diphoto dengan kecapatan dan resolusi gambar yang berteknologi tinggi telah mampu membedakan antara respon positif air dan respon negatif air terhadap ucapan manusia.

Gambar-gambar ini memperlihatkan respon positif air terhadap ucapan positif (yang baik) manusia terhadap air. Hanya dengan mengucapkan “I love You” dan diperdengarkan musik lembut kristal air berubah menjadi bentuk yang sangat indah. Lihat gambar diatas, respon positif air terhadap ucapan baik manusia.

Dalam hal perbuatan, air sesungguhnya akan merespon perbuatan manusia. Kristal-kristal yang terkandung didalam air akan merespon baik buruknya perbuatan manusia . Bila didalam air dicampurkan atau dibiarkan bercampur dengan sesuatu benda /mineral atau zat-zat kimia maka kristal-kristal air akan berubah sifat, warna dan atau, bentuk yang dapat mempengaruhi kesehatan manusia bila dikonsumsi. Oleh karena itu, berdasarkan hasil kajian sebelumnya, air bersih dan murni (tanpa kandungan mineral) lebih memberikan efek yang positif bagi kesehatan tubuh manusia. Bahkan banyak penyakit yang dapat disembuhkan melalui perantara air bersih dan murni itu.

Didalam tradisi masyarakat Melayu Kepri, kita mengenal adanya ritual dengan istilah AIR JAMPI. Yaitu air bersih yang dibacakan ayat-ayat suci Al Quran yang diiringi Do’a agar Allah swt sebagai Penguasa alam jagad raya ini, yang menciptakan air, yang mendatangkan penyakit, mau memberikan kesembuhan dari segala penyakit itu melalui perantara air. Tujuannya hanya satu yaitu memohon kepada Allah agar seseorang yang minum/mandi/dibasuhkan/disembur/direnjis-renjis dengan air yang telah dijampi itu mendapat rahmat dari Allah swt berupa kesembuahan pisik maupun jiwa. Termasuk ketenangan hati dan perasaan.

Mengapa tradisi itu masih berlangsung hingga hari ini. Itu berarti masih ada diantara kita yang mempercayai bahwa air jampi merupakan media antara Allah swt dengan manusia untuk mencapai kehidupan yang layak dan berkualitas. Bagi yang mempercayainya maka hasil penelitian Massaro Amoto itu dianggap benar. Sedangkan diucapkan kata-kata “I love You” saja dan lain sebagainya menurut versi sang peneliti, kristal-kristal air berubah bentuk menjadi indah dan menarik. Apalagi bila diucapkan Kalam Allah yang terkandung di dalam Al Quran atau Hadist Rasullah. Bukankah batu, pohon dan gunung-gunung akan tunduk dengan kebesaran Allah ? Begitu jugalah dengan air.

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Agustus 30, 2010, in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: