APRESIASI BUAT ATB : Berikan Air Yang Langsung Layak Diminum


Bila Anda ingin terbang dari Batam ke daerah lain, sebelum masuk ke ruang tunggu pemberangkatan Bandara Hang Nadim, akan Anda temukan Instalasi Air Minum milik PT. ATB Batam. Air yang langsung layak diminum (dringking water) dapat Anda peroleh disana. Sistem Pelayanan Air Minum Prima di kota Batam itu masih tahap uji coba. Kedepan Kita berharap agar sistem tersebut bisa terus dilanjutkan sebagai wujud komitment Penyedia Jasa Pelayanan Air minum memberikan air yang langsung layak di minum kepada pelanggan dan masyarakat. Ini sesuai dengan PP No 16 Tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa air minum adalah air minum rumah tangga yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Selanjutnya Penyediaan air minum adalah kegiatan menyediakan air minum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat agar mendapatkan kehidupan yang sehat, bersih, dan produktif.

Dengan demikian kita harapkan Instalasi Air Minum seperti itu atau apapun bentuknya dapat lebih diperbanyak lagi di beberapa kawasan seperti Rumah Sakit, Sekolah, Perkantoran, Pemukiman dan ruang terbuka umum lainnya. Lebih baiknya lagi, air minum yang disalurkan ATB ke rumah-rumah pelanggan sudah bisa memenuhi standar air yang lansung layak diminum tanpa harus dibedakan dari kelompok pelanggan. Artinya semua kelompok pelanggan sudah dapat mengakses air yang langsung layak diminum.

Kita menyadari bahwa air minum tahap uji coba PT. ATB yang terdapat di Bandara dan daerah lainnya bukanlah suatu upaya diskriminasi hak-hak masyarakat atas air, melainkan hanya sebagai upaya untuk mewujudkan pelayanan air minum prima di Kota Batam secara bertahap, guna melihat dan mengukur efektifitas serta manfaat dari sistem itu bagi masyarakat.

Memang bisa saja muncul pandangan subjektif ketika menyaksikan Instalasi air minum itu berdiri ditengah-tengah heterogenis orang-orang yang akan berpergian meninggalkan kota Batam. Sebab, orang-orang yang berkerumunan (crown) di ruang pemberangkatan atau diruangan lainnya itu tidak semuanya merupakan warga Batam dan Pelanggan ATB. Mengapa tidak berdiri di pemukiman padat penduduk saja atau di tempat-tempat yang lebih strategis lagi ?

Saya pikir, yang namanya masih dalam tahap uji coba tentu pihak penyedia jasa pelayanan atau PT. ATB sudah memikirkan hal itu. Terlepas daerah mana yang lebih duluan dijadikan kawasan pelayanan air minum prima, yang terpenting kita sudah melihat ada upaya mewujudkan air yang langsung layak diminum bagi masyarakat di kota Batam.

Selamat Berjuang ATB. Kami akan selalu mengkritisi dan memberikan apresiasi atas apa yang diduga keliru dan apa yang sebenarnya. Bagi Tukang Ledeng yang muslim, Saya mengucapkan ”Selamat Berpuasa, Minal Aidil Walfa Idzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin”.

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Agustus 28, 2010, in Uncategorized and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: