AJANG MINTA MAAF


AJANG MINTA MAAF

Kherjuli

Berbondong-bondong mereka menuju kesuatu tempat untuk menggelar acara dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Tempatnya pasti lebih menarik. Dalam arti, memiliki nuansa pemandangan laut yang indah. Disamping itu terdapat makanan laut (seafood) yang lezat dan mahal. Lumayan tempatnya yang jaraknya kurang lebih 30 km dari tempat dimana mereka sehari-harinya berkantor. Mereka pergi dengan menggunakan kendaraan roda empat, baik milik pribadi maupun milik negara. Ya,.. namanya juga kantor pemerintah. Tidak sama dong dengan kantor bloger yang tak jelas dimana keberadaanya. Yang pasti didunia maya seperti yang Anda kunjungi di kantor saya ini.

Begitulah sebagian tradisi dari masyarakat kita dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Ditempat Anda tinggal mungkin berbeda lagi ya tetapi pada dasarnya mungkin sama saja, yaitu mereka bertemu untuk makan bersama, ramah tamah dan saling memaafkan satu dengan yang lainnya. Disamping mempersiapkan diri secara pisik mereka juga berusaha untuk menata kembali mental spritual sebelum melakukan ibdah puasa dan ibadah-ibadah lainnya di bulan ramadhan.

Saling memaafkan merupakan perilaku yang sangat mulia dalam agama maupun dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Tetapi jangan dijadikan perilaku saling memaafkan itu sebagai dasar untuk sering bertindak diluar aturan agama maupun nilai-nilai sosial yang hidup dalam masyarakat. Jangan berpikiran,

“Ah,. Nanti juga bisa minta maaf. Banyak kok moment-meoment  atau ajang minta maaf. Ada Lebaran Idul Fitri, Lebaran Haji, Menyambut datangnya bulan puasa, Halal bi halal dan lain sebagainya”.

Ada benarnya juga sih tetapi alangkah baiknya minta maaf dan memaafkan itu harus dilakukan sesegera mungkin tanpa harus menunggu ajang tertentu. Bila kita menyadari saat itu kita telah melakukan khilaf dan salah dengan seseorang maka sebaiknya keinginan untuk minta maaf dan memaafkan jangan disimpan dan dipendam didalam hati. Jangan pula menunggu ajang minta maaf tiba. Sebab, kita tidak dapat menentukan umur kita yang sewaktu-waktu bisa di akhiri sama Sang Pencipta. Kita tidak tahu kapan ajal dan maut menghampiri kita. Ingatlah, Malaikat Izroil akan selalu siap menjalankan perintah Allah. Pikirkan bila kita tidak sempat meminta maaf dan atau memaafkan, tentu akan menjadi utang dan akan tercatat di “Neraca Dosa/Palaha” kita di akhirat kelak. Apakah kita berpikir di Padang Masyhar nanti juga ada ajang minta maaf ?

Meminta maaf atas kehilafan dan kesalahan yang baik disengaja ataupun tidak hendaknya dilakukan dengan tulus dan ikhlas. Harus dimulai dari keinginan hati yang tulus. Kita mengakui dan menyadari bahwa kita telah melakukan kesalahan, lalu kita minta maaf dan kemudian kita berjanji pada diri sendiri maupun kepada orang tersebut bahwa kita tidak akan mengulangi perbuatan yang kurang baik itu di kemudian hari. Itulah maaf yang sebenarnya. Tanpa diawali atau diakhiri dengan acara makan-makan seperti yang dilakukan teman-teman saya itu juga, memang harus kita lakukan. Kalau bisa pake acara makan-makan juga sih alangkah lebih baik lagi. Tetapi tentu bukan sekedar “pancingan” untuk kita mau berbuat saling memaafkan. Bukan untuk merubah substansi dari Maaf itu sendiri atau tidak mengambinghitamkan kesucian bulan ramadhan hanya karena ingin makan yang enak-enak dan menghabiskan uang yang bersumber dari yang tidak jelas.

Untuk itu, melalui berbagai kesempatan, terutama pada kesempatan ini, baik dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan, setelah ramadhan atau kapanpun sepanjang hayat masih berada dikandung badan saya, dari hati yang tulus ikhlas, saya haturkan :

“MAAF” atas kehilafan dan juga kesalahan yang baik disengaja maupun tidak disengaja telah membuat hati Anda terusik atau menyakitkan hati dengan apa yang telah saya tulis, saya paparkan dalam kata-kata, saya tampilkan dalam gambar dan wajah dan lain sebagainya. Semoga Allah mau memaafkan dosa-dosa Saya. Amin

Kherjuli

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Agustus 6, 2010, in Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. informasi yang menarik, salam kenal

  2. TQ, Boss,.. Domisili dimana ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: