Itu rupanya,..


Itu rupanya,..

Itu rupanya,..

HP mati mulut terbungkam

Sendiri dalam riuh disudut rindu penuh tawa

Bercerita dengan jari-jari lentik

Bagaikan penari India melantunkan puisi Rama

Bagaikan kisah sedih Si anak tiri, tetapi,..

Tertawa girang Si Ibu tiri mengiring sendu

Itu rupanya kesantunan

Membunuh waktu secara perlahan

Menjual santun dengan kebohongan

Membunuh rasa dengan kesantunan

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Agustus 5, 2010, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: