Semoga


Pusisi :

Semoga

Karya : Kherjuli

Semoga bumi tak kian merajuk
Tak kian geram,
Tak kian dendam terbungkam,
Tak kian menggemparkan isi perutnya yang hampa,
Tak kian batuk,
Tak kian memekik-mekik,
Tak kian meluluhlantakan nista,
Tak kian menutup dosa dengan duka nestapa,
Tak kian menjemput paksa jiwa,
Tak kian beri keampunan dosa
Tak kian menggeledah aurat, dan…
Tak kian hantarkan penghianat melaju ke nereka

Semoga bumi masih mau membuka taubat

Walau pahala membalut luka,
Walau puing-puing tubuh jadi tersenyum
Walau tarian indah lantunkan solawat
Walau secabik kerudung menutupi ruang maksiat
Tapi, Nyawa Mu tak lagi kembali

Bumi menjemput mu sekali lagi
Tinggalkan semua yang Kau lakukan
Sepotong roti yang tlah kau janjikan,
Tak sempat Kau berikan pada anjing tetangga yang lapar
Oleh tuan kaya yang lupa diri

Ya,.. Kau dan Anjing itu pergi bersama

Tangis renyai Ku hantarkan Kau ke liang lahat
Relung hati Ku abaikan tanah hancurkan puing-puing anjing itu
Doa tulus Ku hantarkan Kau kedalam perut bumi yang senyap, sepi, kekal abadi

Semoga Tuhan merangkul kalian
Semoga Anjing lapar itu menjadi saksi amal mu
Semoga Gonggongnya yakinkan bumi
Semoga bumi tak lagi mengguncangkan kalian,
Mengguncangkan kami disini dan juga mereka yang kaya raya,
Dalam lapar dan diam menjawab pertanyaan malaikat

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Juli 15, 2010, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: