PEMANTAUAN PELAKSANAAN KONSTRUKSI PENINGKATAN TAMPUNGAN AIR BAKU SEI PULAI


PEMANTAUAN PELAKSANAAN KONSTRUKSI

PENINGKATAN TAMPUNGAN AIR BAKU SEI PULAI

Oleh :

LSM AIR LINGKUNGAN DAN MANUSIA (ALIM)

PROVINSI KEPULAUAN RIAU

Tanjungpinang, 6 Mei 2010

Jembatan Pipa Intake PDAM Tirta Kepri

Warga Tanjungpinang yang kesulitan air bersih tidak lama lagi akan keluar dari krisis. Sebab, Waduk Sei Pulai yang merupakan air baku untuk air minum bagi warga Ibu kota Provinsi Kepulauan Riau itu sekarang sedang dilakukan peningkatan tampungan air baku untuk meningkatkan volume air sehingga defisit ketersediaan air pada musim kemarau dapat teratasi dan kebutuhan akan air bersih bagi warga Tanjungpinang bisa dipenuhi PDAM Tirta Kepri. Sekitar 51 persen warga Tanjungpinang yang menggantungkan hidupnya pada waduk Sei Pulai itu.

Dari hasil pemantauan pelaksanaan konstruksi peningkatan tampungan air baku Sei Pulai pada hari Kamis 5 Mei 2010, diketahui bahwa proyek tersebut dibiayai melalui APBN 2010 senilai Rp 7 Milyar melalui Departermen Pekerjaan Umum Direktorat Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai IV Kepri. Sedangkan Pelaksana Proyek adalah PT. Gunakarya Nusantara dengan Konsultan Pengawas CV. Grahaditama Konsultan. Informasi yang diperoleh dari konsultan pengawas bahwa ada sekitar 80.000 m3 tanah/lumpur yang akan dikeruk dan dikeluarkan dari lokasi pekerjaan seluas 9 Ha. Waktu pelaksanan 180 hari dan baru sekitar 1 bulan dikerjakan dengan progres pekerjaan baru mencapai 10 persen.

Keseluruhan luas waduk Sei Pulai itu sendiri mencapai 43 Ha. Baru 21 persen dari luas  genangan air yang ditingkatkan. Bila proyek tersebut selesai dan sesuai dengan rencana maka daya tampung air hujan dan air limpasan yang masuk kedalam wadukpun meningkat dan diperkirakan mampu menampung 80.000 m3 air. Namun demikian tentu tergantung intensitas hujan, tali-tali air dan daya dukung hutan disekitar cathment area.

Hadir dalam pemantauan proyek tersebut antara lain Ketua LSM ALIM Kherjuli, Ketua Bidang Konsevasi SDA LSM ALIM Tarmimi, Ketua Bidang Pendayagunaan SDA Arkardius, Ketua Bidang Penanggulangan Kerusakan SDA Marsudi, Kepala Seksi Pengawasan Tehnik PDAM Tirta Kepri, M. Basir, S.Sos dan Konsultan Pengawas, Muhaimin serta pekerja proyek.

Berkaitan dengan perubahan pisik air dan penurunan kwalitas air baku yang berada di areal waduk sei pulai seluas 34 Ha yang dikeluhkan banyak pihak, LSM ALIM telah meminta Dinas Kesehatan  Provinsi Kepri untuk meneliti sampel air tersebut. Secara kasat mata memang kelihatan keruh, oleh karena itu perlu dikaji lagi berdasarkan standar yang telah ditentukan.

Ada hal yang menarik dalam pemantauan proyek tersebut. Tanpa direkayasa, salah seorang anggota Tim LSM ALIM Marsudi ketangkap kamera pada saat tengah menunaikan sholat Dzuhur di lokasi pekerjaan. Fenomena itu merupakan wujud dari artikel sebelumnya ”Berdo’a untuk waduk Sungai Pulai”. Sekali lagi gambar ini tanpa rekayasa. Semoga Allah selalu memberikan rahmaNya bagi kita semua. Amin.

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Mei 8, 2010, in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: