KENDURI AIR 2010


Kenduri Air Untuk Waduk Sei Pulai

Kenduri Air dan Laskar Air merupakansalah satu wujud kepedulian LSM ALIM terhadap Sumber Daya Air yang berada di Kepri, khususnya di Pulau Bintan. Melalui pendekatan Religi dan Sosial Budaya tersebut, mereka mengharapkan, kearifan lokal dalampengelolaan Sumber Daya Air dapat terwujud, sehingga manfaatnya bagi kehidupan masyarakat dapat dirasakan di segala bidang.
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Air, Lingkungan dan Manusia (ALIM) Provinsi Kepulauan Riau menggelar Kenduri Air atau syukuran atas turunnya hujan sehingga air permukaan di Waduk Sungai Pulai bertambah debitnya, pada akhir Desemer 2009 lalu.
Bersamaan dengan itu, LSM ALIM juga merekrut sukarelawan atau pekerja sosial (social worker) yang mereka diberi nama Laskar Air.
“Beberapa bulan lalu yang kita dikejutkan dengan menyusutnya air permukaan Waduk Sungai Pulai hingga ketinggian 4,5 dari mistar pengukur. Banyak pihak menyayangkan hal ini bisa terjadi. Banyak pihak pula yang saling tuding dan melemparkan tanggungjawabnya. Sempat heboh dan sangat mengkhawatirkan kita semua,” ungkap Ketua Umum LSM Alim, Kepri  Raja Syahniar Usman.
Dikatakan, berbagai solusi diwacanakan hingga memodifikasi cuaca untuk mendapatkan hujan buatan. Tidak tanggung-tanggung, biaya untuk itu sangat besar sekali. Padahal tidak ada satu pihakpun yang berani menjamin efektifitas hujan buatan itu.
Melalui kegiatan Kenduri Air tersebut lanjutnya, ALIM mengajak semua pihak untuk mensyukuri karunia Allah yang telah menurunkan hujan dari langit tanpa harus mengeluarkan sepeser uang rakyatpun. Apalagi dengan semakin banyak  bersyukur, maka  akan bertambah nikmat dari Allah.
Menurut Anggota Komisi DPRD Kepri ini, selain curah hujan, daya dukung hutan dan lahan serta perilaku social sangat menentukan tingkat ketersediaan air permukaan Waduk Sungai Pulai. LSM ALIM menilai, pohon-pohan yang ditanam dari tahun ketahun di sekitar waduk Sungai Pulai  belum mendatangkan hasil seperti yang di harapkan. Selain kurang perawatan dan pemeliharaan, banyak pohon yang ditanam pada saat curah hujan kecil. Akhirnya kering dan mati. Dia, memperkirakan hanya 20 persen saja yang hidup.
“Melalui Laskar Air, kita akan bekerja sama dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Kepulauan Riau untuk ikut memelihara dan merawat pohon-pohon yang sudah ditanam itu. Jangan pada waktu menanam saja yang ramai, tapi pada waktu memelihara dan merawatnya juga harus bersama-sama,” tegas Politisi dari Partai Golkar ini, menyatakan keinginannya mengembalikan daya dukung hutan dan lahan di sekitar Waduk Sungai Pulai kembali normal, seperti sebelum tahun 1998.
Paling tidak imbuhnya, cathment areanya tersedia secara cukup. Tentu tidak bisa dilakukan sendirian. LSM ALIM juga mendesak Pemprov Kepri untuk segera membentuk Dewan Sumber Daya Air sebagaimana diamanatkan dalam Perpres No 12 tahun 2008 tentang Dewan Sumber Daya Air. Mengingat papar dia, ditingkat Pusat sudah terbentuk Dewan Sumber Daya Nasional tapi di Kepri belum ada satupun yang terbentuk, baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Ini penting untuk mengintgrasikan semua kepentingan, sektor dan wilayah yang berkaitan dengan Sumber Daya Air.
Sementara itu, Ketua Harian LSM ALIM, Kherjuli menyoroti soal anggaran untuk penyehatan PDAM Tirta Kepri yang menurut hemat dia dinilai masih kurang berpihak kepada masyarakat pengguna air. Pasalnya tegas dia, APBD Kepri yang baru disahkan untuk 2010 hanya menganggarkan sebesar Rp5 Milyar  dana tersebut dinilainya masih sangat minim sekali.
“Kita berharap setelah Direksi PDAM Tirta Kepri terpilih, dapat segera menyusun Bisnis Plan dan menghitung kembali biaya yang rill untuk Penyehatan PDAM Tirta Kepri agar dapat diajukan pada APBD Perubahan mendatang. Kita juga menyarankan agar Pemko Tanjungpinang, Pemkab Bintan dan Pemprov Kepri dapat duduk bersama stakeholder lainnya guna membahas penyertaan modal masing-masing Pemda itu untuk meningkatkan pelayanan air minum kepada masyarakat Tanjungpinang, Kijang dan Tanjung Uban,” pungkas Kherjuli. (sm/bs/mm)
Dimuat di : Sijorimandiri, Senin, 04 Januari 2010

About kherjuli

PRESIDEN AIR

Posted on Februari 22, 2010, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Selamat ya Om dan Tante semua. Semoga Allah membalas kebaikan hati kita semua. Amin.Dari : AdekKerennya : MBoss

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: