“GAHARU MASUK SEKOLAH. Tanam Sekarang, Pelihara dan Raih Keuntungan”.


ALIM Antarkan Gaharu Masuk ke Sekolah

Diposting oleh pada 1 June, 2012 0 Comment

F-ISTIMEWA/ALIM TANAM: Sejumlah anak-anak tampa sedang merawat bibit pohon gaharu yang nantinya oleh Lembaga ALIM akan dibagikan ke sekolah-sekolah yang ada di Tanjungpinang. Kegiatan ini dilaksanakan ALIM yang berkerjasama dengan sekolah di Jerman.

TANJUNGPINANG - Dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni, Lembaga Air Lingkungan dan Manusia (ALIM) Provinsi Kepri akan melaksanakan penanaman pohon gaharu di setiap sekolah yang ada di Tanjungpinang. Untuk menyukseskan program itu, ALIM telah menyediakan sekitar 1000 bibit pohon gaharu.
Pohon ini akan ditanam di 113 sekolah di Tanjungpinang. Rinciannya 65 pohon di SD/MI, 25 pohon di SMP/MTS dan 23 pohon di SMA/MA/SMK. Setiap sekolah mendapatkan 9 pohon gaharu. Kegiatan itu dikemas dalam program, Gaharu Masuk Sekolah dengan semboyan tanam sekarang, pelihara dan raih keuntungan.

Lanjut membaca

Dokter Alami


Di Gubuk Bambu yang ditempati Aki ini, ternyata lebih baik dibanding Apotik dan Rumah Sakit Mewah. Aku menemukan Metode Pembelajaran Baru tentang Resep Obat, Manfaat dan Efek Samping serta Alternatif Biaya Obat yang lebih murah, melalui obat-obat herbal yang alami.

WADUK JATILUHUR


Waduk Jatiluhur terletak di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat (±9 km dari pusat Kota Purwakarta).Bendungan Jatiluhur adalah bendungan terbesar di Indonesia. Bendungan itu dinamakan oleh pemerintah Waduk Ir. H. Juanda, dengan panorama danau yang luasnya 8.300 ha. Bendungan ini mulai dibangun sejak tahun 1957 oleh kontraktor asal Perancis, dengan potensi air yang tersedia sebesar 12,9 miliar m3 / tahun dan merupakan waduk serbaguna pertama di Indonesia.

Di dalam Waduk Jatiluhur, terpasang 6 unit turbin dengan daya terpasang 187 MW dengan produksi tenaga listrik rata-rata 1.000 juta kwh setiap tahun, dikelola oleh Perum Jasa Tirta II.

Lanjut membaca

AIR DAN KETAHANAN PANGAN : HARI AIR DUNIA 2012 DALAM LAPORAN


Laporan terbaru
New York, 22 Maret 2012 – Pesan Sekretaris Jenderal pada Hari Air Sedunia

Dalam beberapa dekade mendatang, memberi makan populasi global yang terus meningkat dan menjamin keamanan pangan dan gizi bagi semua akan tergantung pada produksi pangan meningkat. Hal ini, pada gilirannya, berarti menjamin pemanfaatan berkelanjutan sumber daya yang terbatas yang paling penting kita – air.

Tema Hari Air Dunia tahun ini adalah air dan ketahanan pangan. Pertanian adalah jauh pengguna utama air tawar. Kecuali kita meningkatkan kemampuan kita untuk menggunakan air dengan bijaksana di bidang pertanian, kita akan gagal untuk mengakhiri kelaparan dan kami akan membuka pintu untuk berbagai penyakit lainnya, termasuk kekeringan, kelaparan dan ketidakstabilan politik.

Di banyak bagian dunia, kelangkaan air meningkat dan tingkat pertumbuhan produksi pertanian telah melambat. Pada saat yang sama, perubahan iklim memperburuk risiko dan ketidakpastian bagi petani, terutama bagi petani miskin di negara berpenghasilan rendah yang paling rentan dan paling tidak mampu untuk beradaptasi.

Lanjut membaca

DAMAR WANGI


Gaharu : Pohon Eksklusif Akan Diproduksi secara Lestari di Indonesia

Indonesia merupakan negara produsen gaharu terbesar di dunia dengan kualitas terbaik. Pohon-pohon gaharu penghasil gubal (bagian terdalam dari batang pohon gaharu yang warnanya hitam, coklat hitam, coklat kemerahan dengan keharuman yang kuat) terbaik yang sangat sesuai dengan kondisi produksi alami di Indonesia mungkin sudah punah. Yang tertinggal adalah pohon-pohon yang memiliki sifat kerentanan yang lebih tinggi.
Gaharu merupakan komoditi elit hasil hutan bukan kayu yang saat ini diminati oleh konsumen baik dalam maupun luar negeri. Gaharu atau agarwood, aleawood, eaglewood dan jinkoh memiliki nilai jual tinggi. Kelangkaan pohon gaharu di hutan alam menyebabkan perdagangan gaharu asal semua spesies Aqularia dan Grynops di atur dalam CITES (Convention on International trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) dan ekspornya dibatasi dalam kuota.

Saat ini, Indonesia diposisikan untuk mengambil peran aktif dalam menyelamatkan produksi gaharu dengan mengalihkan produksi gaharu alam ke gaharu buatan. Dengan demikian di masa yang akan datang, Indonesia akan memasuki era gaharu budidaya atau mengambil kata yang lebih popular gaharu “non-CITES quota”. Lanjut membaca

MUSRENBANG INDEPENDENT ?


Suatu Perbincangan di Jejaring Sosial
Biaya Musrenbang Prov Kepri 950 Jt, diantaranya digunakan untuk unsur peserta masy kepri yg berdomisili di Jakarta dan Bandung. Sindir ketua DPRD menyebutkan terkejut ada alokasi anggaran untuk tiket pesawat PP, akomudasi dan uang saku. Musrenbang jadi ajang balik kampung sekalian dpt uang saku ? Sayang penyelenggara (Bappeda) tdk menyimak PP/8/2008 dan permendagri 54/2010 serta NOMOR : 050-187/Kep/Bangda/2007 TENTANG PEDOMAN PENILAIAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN
PENYELENGGARAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN yg dengan tegas merumuskan ttg siapa yg menjadi Stakeholder atau pemangku kepentingan.
Tidak Suka ·

Dewan SDA Prov. Kepri Ingatkan Soal Investasi Air


Dewan SDA Prov. Kepri Ingatkan Soal Investasi Air

Sabtu, 07 April 2012 00:00

KARIMUN – Anggota Dewan Sumber Daya Air Provinsi (DSDAP) Kepri, Kherjuli memperingatkan Pemkab Karimun agar dalam memenuhi kebutuhan air bersih harus mengutamakan kepentingan masyarakat dibanding kepentingan industri.

“Silakan pengelolaan sumber daya air (SDA) mau diarahkan untuk pemenuhan kebutuhan Industri perusahaan asing yang ada di Karimun. Tetapi jangan sampai itu dijadikan nomor satu dan untuk rumah tangga dinomor duakan. Padahal berdasarkan prioritas, penggunaan air untuk rumah tangga itu adalah prioritas utama,” kata Kherjuli, Jumat (6/4).

Katanya, harus ada studi kelayakan yang dilakukan terlebih dahulu. Di samping, Pemkab Karimun juga harus mempunyai master plan, serta menerima masukan publik.
Lanjut membaca

PRIVATISASI AIR DI KARIMUN


Oleh :

Kherjuli

Swastanisasi dibidang air minum sebenarnya bukanlah hal yang baru, melainkan wacana lama yang sudah basi. Walaupun dengan alasan investasi dan mengatasnamakan hajat hidup orang banyak, namun dalam perjalanannya selalu menuai berbagai kendala. Antara lain karena political will Pemda berubah, tidak adanya kepastian hukum dan jaminan harga jual air yang progresif dan kompetitif.

 Untuk itu, sebelum rencana investasi dibidang air bersih/minum itu dilakukan semestinya dilakukan konsultasi public terlebih dahulu. Konsultasi public itu sendiri diatur didalam UU No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air (SDA) dan , PP No 16 tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Tujuannya untuk menjaring masukan dari berbagai pihak yang terkait dengan rencana investasi tersebut. Hal itu sejalan dengan semangat demokratisasi pengelolaan SDA di era otonomi daerah seperti sekarang ini. Sasaran akhir yang ingin dicapai dari konsulatsi public itu adalah agar fungsi SDA tidak dilencengkan dari fungsi yang sebenarnya untuk mencari keuntungan (profit oriented) semata-mata. Padahal SDA memiliki fungsi social, ekonomi dan lingkungan hidup yang dipadu secara selaras.

Lanjut membaca

INVESTOR AKAN ATASI PERSOALAN AIR


Investor Akan Atasi Persoalan Air

Rabu, 04 April 2012 00:00

KARIMUN – Dewan Pengurus Daerah Kamar Dagang dan Industri (DPD Kadin) Kabupaten Karimun menilai, kehadiran PT Petronas Wingstar, perusahaan asal Singapura yang akan mengelola air bersih merupakan suatu langkah positif dalam  mengatasi permasalahan air. Apalagi, pipa intalasi  dibangun sepanjang 45 kilometer hingga ke PT Saipem Karimun Yard dan PT Oiltanking Karimun.

Wakil Ketua Bidang Investasi Kadin Eri Januardin didampingi Wakil Ketua Bidang Hubungan Kelembagaan Amril Tanjung di Kantor DPD Kadin Kabupaten Karimun Jalan H Arab, Sei Lakam, Selasa (3/4) mengatakan,  kehadiran  investor asing tidak boleh dihalangi. Investor yang hendak mengelola air bersih di daerah ini merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat.

Ari menilai, selama ini pengelolaan air bersih di Karimun belum dilakukan secara maksimal oleh Unit Usaha Air Bersih (UUAB) Perusda.  Pelayanan kurang maksimal menyebabkan konsumen mengeluh soal distribusi air tidak sampai ke pelanggan. Keberanian Perusda Karimun  menggandeng investor,  merupakan terobosan yang baik untuk mengurangi beban permasalahan terkait pendistribusian air bersih ke pelanggan.

Lanjut membaca

PEMKAB DINILAI LEMPAR TANGGUNG JAWAB


Pemkab Dinilai Lempar Tanggungjawab

Selasa, 03 April 2012 00:00

KARIMUN – Pemerintah Kabupaten Karimun dinilai melempar tanggungjawab menyusul pengelolaan instalasi air bersih Danau Sentani diserahkan ke pihak swasta. Penilaian ini dilontarkan Kherjuli, Anggota Dewan Sumber Daya Air  (SDA) Kepulauan Riau (Kepri), Senin (2/4).

“Mana ada perusahaan daerah dikelola  pihak ketiga apalagi  pihak swasta yang berasal dari luar negeri. Kalau dikelola oleh pihak ketiga, maka itu sudah lari dari sosial oriented,” ucap Kherjuli, kemarin.

Menurut dia, jika saat ini Pemkab Karimun mengelola air dengan menggandeng pihak ketiga maka harga air  seperti harga emas yang akan semakin mahal. Padahal air merupakan salah satu kebutuhan pokok baik itu untuk orang miskin maupun orang kaya.
Lanjut membaca